www.AlvinAdam.com

Berita 24 Jakarta

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kemenhan: Ancaman Trump Putus Dana Bantuan Tak Pengaruhi Indonesia

Posted by On 16.25

Kemenhan: Ancaman Trump Putus Dana Bantuan Tak Pengaruhi Indonesia

Staf Ahli Bidang Ekonomi Menteri Pertahanan, Bondan Tiara dalam konferensi pers di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/12/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Staf Ahli Bidang Ekonomi Menteri Pertahanan, Bondan Tiara dalam konferensi pers di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghentikan dana bantuan tak akan berpengaruh terhadap Indonesia.

Ancaman Trump ditujukan kepada negara-negara yang pada pemungutan suara di PBB menentang keputusan Amerika soal Yerusalem sebagai i bu kota Israel.

"Sejauh ini kita jalan seperti biasa. Kita adalah negara besar yang tidak bisa dikendalikan atau disetir semudah itu. Itu bukan hibah yang sudah ada tapi the coming procurement," ujar Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Ekonomi, Bondan Tiara dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/12/2017).

Ancaman Trump tersebut, menurut Tiara, sudah dibahas dalam rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menteri Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto. Pembahasan juga telah dilakukan secara rinci.

(Baca juga: Trump Ancam Negara Pendukung Resolusi PBB Terkait Yerusalem)

Hasil pemungutan suara ditampilkan di hadapan anggota Majelis Umum PBB yang membatalkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel usai voting yang dilakukan di markas besar PBB, Kamis (21/12/2017).APF/SPENCER PLATT Hasil pemungutan suara ditampilk an di hadapan anggota Majelis Umum PBB yang membatalkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel usai voting yang dilakukan di markas besar PBB, Kamis (21/12/2017).Tiara menegaskan, Indonesia merupakan negara yang memiliki kedaulatan sehingga tak bisa semena-mena diinjak oleh negara lain.

"Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, kita memastikan dampaknya akan sangat minimal terhadap Indonesia terhadap sanksi tersebut," tuturnya.

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa sebelumnya telah meloloskan rancangan resolusi mengenai status Yerusalem setelah pemungutan suara yang digelar di New York pada Kamis (21/12/2017).

(Baca juga: Tolak Pengakuan Yerusalem, Indonesia Galang Dukungan Uni Eropa)

Sebanyak 128 negara anggota memilih setuju dengan rancangan resolusi yang menolak keputusan Amerika Serikat untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Selain AS dan Israel, tujuh negara lain yang tak setuju de ngan rancangan resolusi Majelis Umum PBB itu adalah Guatemala, Honduras, Togo, Mikronesia, Nauru, Palau, dan Kepulauan Marshall.

Presiden AS, Donald Trump.WIN MCNAMEE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Presiden AS, Donald Trump.Terkait hasil tersebut, Donald Trump mengancam pemutusan bantuan keuangan kepada negara-negara yang mendukung resolusi PBB untuk menentang Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Mereka mengambil jutaan dollar dan bahkan miliaran dollar. Mereka memberi suara yang menentang kami," kata Trump kepada para wartawan di Gedung Putih.

"Biarkan mereka bersuara menentang kami. Kami akan menghemat banyak. Kami tidak peduli," ucapnya.

Komentarnya itu disampaikan menjelang pemungutan suara di Majelis Umum PBB, Kamis (21/12/2017), untuk menghasilkan resolusi yang menentang pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

(Baca juga: Tak Mengikat, Apa Arti Resolusi Majelis Umum PBB soal Yerusalem?)

Kompas TV Presiden Joko Widodo mengaku sudah berkomunikasi dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Pengakuan AS atas Yerusalem

Berita Terkait

BPK Akui Panglima TNI Minta Audit Alutsista di Kemenhan dan TNI

Anggota Komisi I Usul Semua Senjata Didaftarkan di Kemenhan dan TNI

Pindahkan Kedubes ke Yerusalem, Guatemala Akui Tak Ada Tekanan AS

Raja Salman Bertemu PM Turki Bahas Status Yerusalem

Trump Bakal Jadi Nama Stasiun Kereta di Yerusa lem

Terkini Lainnya

Kapolri Sebut Pembentukan Densus Tipikor Tunggu Isu Pansus KPK Mereda

Kapolri Sebut Pembentukan Densus Tipikor Tunggu Isu Pansus KPK Mereda

Nasional 30/12/2017, 07:18 WIB Penyelundupan 1 Ton Sabu hingga Geng Motor yang Menonjol di Depok Selama 2017

Penyelund upan 1 Ton Sabu hingga Geng Motor yang Menonjol di Depok Selama 2017

Megapolitan 30/12/2017, 07:15 WIB Lima Wilayah Ini Paling Rawan Gangguan Keamanan Jelang Pilkada 2018

Lima Wilayah Ini Paling Rawan Gangguan Keamanan Jelang Pilkada 2018

Nasional 30/12/2017, 06:42 WIB 31 Desember, 16 Perjalanan Kereta Api Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara

31 Desember, 16 Perjalanan Kereta Api Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara

Megapolitan 30/12/2017, 05:30 WIB Truk Tangki di SPBU    Jagakarsa Terbakar, 13 Mobil Pemadam Dikerahkan

Truk Tangki di SPBU Jagakarsa Terbakar, 13 Mobil Pemadam Dikerahkan

Megapolitan 30/12/2017, 00:13 WIB Kemenhan: Proses Pembelian Sukhoi Tinggal Tandatangan Kotrak

Kemenhan: Proses Pembelian Sukhoi Tinggal Tandatangan Kotrak

Nasional 29/12/2017, 23:59 WIB Mulai Tahun 2018, BPOM Buka Kantor di 40 Kabupaten-Kota

Mulai Tahun 2018, BPOM Buka Kantor di 40 Kabupaten-Kota

Nasional 29/12/2017, 23:56 WIB Batas Waktu Penyerahan SK Pembe   rhentian Berpotensi Ganggu Netralitas TNI-Polri

Batas Waktu Penyerahan SK Pemberhentian Berpotensi Ganggu Netralitas TNI-Polri

Nasional 29/12/2017, 23:52 WIB Sandiaga Mau Tanah Abang Jadi Destinasi Wisata yang Akomodir PKL

Sandiaga Mau Tanah Abang Jadi Destinasi Wisata yang Akomodir PKL

Megapolitan 29/12/2017, 23:45 WIB Walhi NTB Nilai Tambang Rakyat Ancam Pariwisata Lombok Barat

Walhi NTB Nilai Tambang Rakyat Ancam Pariwisata Lombok Barat

Regional 29/12/2017, 23:40 WIB Perkelahian Massal Usai Pertandingan Gulat

Perkelahian Massal Usai Pertandingan Gulat

Olahraga 29/12/2017, 23:25 WIB Pengamat: Dedi Mulyadi Potensial Jadi Cagub Duet dengan Deddy Mizwar

Pengamat: Dedi Mulyadi Potensial Jadi Cagub Duet dengan Deddy Mizwar

Regional 29/12/2017, 23:21 WIB Kata Sandiaga, Ada Penurunan Kemacetan 56 Persen Setelah Penataan Tanah Abang

Kata Sandiaga, Ada Penurunan Kemacetan 56 Persen Setelah Penataan Tanah Abang

Megapolitan 29/12/2017, 23:18 WIB Pegawai KPK Memohon ke Jokowi untuk Percepat Pengusutan Kasus Novel

Pegawai KPK Memohon ke Jokowi untuk Percepat Pengusutan Kasus Novel

Nasional 29/12/2017, 22:51 WIB Selamatkan Anaknya, Suntoro Tewas Tenggelam di Sungai Tepusan

Selamatkan Anaknya, Suntoro Tewas Tenggelam di Sungai Tepusan

Regional 29/12/2017, 22:50 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Jakarta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »